Terminal Tirtonadi_resize

Wow…Terminal Tirtonadi ‘Disuntik’ Rp 76 Miliar

Terminal Bus Tirtonadi Solo ‘disuntik’ dana Rp 76 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut, untuk menuntaskan revitalisasi yang sudah berjalan sejak lima tahun silam.Gelontoran dana ini berkali lipat dibanding kucuran serupa dari sumber sama pada tahun-tahun sebelumnya, yang hanya pada kisaran Rp 9 miliar – Rp 14 miliar per tahun.
“Sudah terlalu lama revitalisasi Terminal Bus Tirtonadi tak kunjung rampung”, ungkap Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo ditemui wartawan di Balaikota, Jumat (28/11/2014).

Menurut walikota, dengan gelontoran dana Rp 76 miliar, seluruh proses revitalisasi akan rampung akhir tahun 2015. Bahkan Terminal Bus Tirtonadi sudah terkoneksi dengan Stasiun Kereta Api (KA) Solo Balapan dengan membangun
jalan layang yang menghubungkan dua titik persinggahan perjalanan darat tersebut. “Dari total dana Rp 76 miliar, Rp 61 miliar untuk merampungkan Terminal Bus Tirtonadi, dan sisanya Rp 15 miliar untuk membangun jalan layang,” ujar pria bersapaan akrab Rudy.

Untuk meraih dana sebesar itu, Rudy mengaku harus bergerilya ke Jakarta dengan memaparkan ‘grand desaign’ pengembangan Terminal Bus Tirtonadi. “Kalau hanya mengandalkan kucuran dana rutin dengan besaran maksimal Rp 15 miliar setiap tahun, menurutnya, Terminal Tirtonadi baru dapat dirampungakan empat atau lima tahun mendatang”, tegas Rudy.

Padahal, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah memproyeksikan Terminal Bus Tirtonadi menjadi percontohan sistem ‘boarding pass’ sebagaimana di bandar udara, bagi pengembangan terminal lain di Indonesia. Sebagai percontohan, menurut Rudy, penyelesaian revitalisasi harus dipercepat,sehingga tidak harus menunggu hingga empat atau lima tahun ke depan.(krjogja.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*