Sunday Morning UGM

Sunday Morning UGM

Banyak orang memanfaatkan hari Minggu pagi untuk berolahraga atau berwisata santai bersama keluarga. Wisata olahraga juga kerap digemari. Pemandangan inilah yang biasa kita jumpai di hari Minggu pagi di Graha Saba Pramana Univesritas Gadjah Mada (GSP UGM). Sebagai lokasi favorit berolahraga, kawasan ini selalu ramai dengan orang-orang yang jogging, bermain badminton, menggunakan skipping, bermain sepakbola, atau sekadar jalan santai. Setelah berolahraga, biasanya mereka lantas mencari makanan dan minuman di sekitar wilayah tersebut untuk sekadar mengganjal perut serta menikmati suasana pagi beramai-ramai. Berawal dari itulah, muncu para pedagang makanan yang berjualan di kawasan GSP.

Lama kelamaan jumlah pedagang yang menggelar lapak dagangannya di sekitar GSP bisa dibilang tidak lagi sedikit, bahkan semakin bertambah dengan dagangan yang bervariasi. Jika awalnya hanya terdiri dari pedagang makanan dan minuman, maka selanjutnya bermunculan pedagang yang menjajakan sandal, kaos kaki, pakaian, hingga pernak-pernik lainnya. Lokasi yang digunakan untuk berdagang juga semakin meluas hingga di sekitar Lembah UGM, Masjid UGM, bahkan Kampus Diploma Ekonomi UGM.

Dalam mengantisipasi jumlah pedagang yang semakin meningkat, juga demi menciptakan persaingan yang sehat di antara para pedagang, maka diciptakanlah 3 paguyuban yang mengelola Sunday Morning yang akrab disebut Sunmor ini. Diantaranya Paguyuban Notonagoro dan Paguyuban Sinar Pagi khusus sebagai pengelolaan pedagang non-kuliner, sedangkan Paguyuban Fajar Wiradigama didirikan sebagai pengelolaan pedagang Kuliner.

Berolahraga dan belanja telah menjadi satu paket dan merupakan satu keistimewaan yang tidak akan Anda temukan di tempat lain. Dari segi wisata kuliner terdapat beragam menu pilihan yang ditawarkan. Pertama adalah kuliner yang mengenyangkan seperti gudeg, ketupat sayut, lontong opor, batagor, siomay, dan sate. Kedua adalah berbagai camilan dan lauk pauk seperti pepes, jamur crispy, tempura, otak-otak, dan lain-lain. Para pedagang kuliner ini membuka lapaknya di blok utara, di depan lembah, dan depan Fakultas Filsafat UGM.

Berolah raga sudah dilakukan dan perut pun sudah terasa kenyang, maka gilirannya Anda melanjutkan jalan-jalan dengan berburu barang-barang unik dan menarik dengan harga mahasiswa. Barang-barang yang dijual di Sunday Morning sangatlah beragam, meski hanya pasar dadakan. Dari pakaian bisa, baju batik, tas, sepatu, sandal, dompet, topi, aksesoris, pernak-pernik, sprei, meja lipat, hingga peralatan rumah tangga, tanaman hias, hingga hewan peliharaan(kucing, kelinci, hamster, ikan dan lainnya).

Karena pengunjung yang sangat banyak, maka Anda harus siap untuk berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Jalan yang digunakan sebagai lokasi Sunday Morning cukup penuh dengan deretan pedagang, baik di sisi kanan maupun sisi kiri jalan. Selain itu, beberapa kendaraan dan angkutan umum juga terkadang melintas menambah keramaian.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*