Mahal mana Harga Batu Sungai Dareh atau Bio Solar Aceh?

Harga batu akik giok Aceh jenis giok solar (indocrase), terus melejit sebagai perbandingannya, batu bacan doko super dari Halmahera saja banyak diperdagangkan di dunia maya hanya dijual seharga Rp2,5 juta atau diatas 3 juta, dan jenis batu pancawarna kristal seharga Rp1,5 juta hingga 2,5 juta, dan batu akik kalimaya black opal seharga Rp1,1 juta dijual hingga 2 juta. sementara batu lain seperti cat eye, batu lapis lazuli, dijual pada kisaran di bawah Rp1,2 juta.

“Sementara batu giok solar gelondongan seberat 3,7 kilogram ditawarkan dengan harga Rp25 juta, diperkirakan satu buah batu akik jenis ini dijual hingga 7 juta per batunya, artinya harga batu asal negri serambi Mekkah ini yang termahal setelah batu lumut Sungai Dareh asal Sumbar,” Ujar pengamat batu akik asal Riau, Haji Mukhlis, Kamis (6/11/14).

Dijelaskannya menurut sebagian orang batu giok Aceh merupakan ini adalah salah satu batu akik yang terindah di dunia, menurutnya saat ini yang bisa menyainginya adalah batu akik lumut Sungai Dareh Sumatra Barat.

“Itupun warna pucuk Pisang polos dan berkristal, dipasaran harganya bisa mencapau 17 juta untuk ukuran sedang,” Jelasny.

Memang diakuinya selama 24 tahun menjadi pencandu keindahan batu akik dan batu mulia, dirinya telah banyak mengamati keindahan batu akik, namun diakuinya giok Aceh dan batu sungai dareh menjadi primadonanya, walaupun begitu penlainya belum tentu sama dengan pengamat lainnya.

“Seharusnya amatan saya ini harus didukung hasil pengujian dilabor dan mengundang banyak pengamat lainnya guna menentukan batu mana yang indah diantara kedua batu asal sumatra ini,” Jelasnya.

Sementara menurut aura yang keluar dari batu ini giok Aceh punya ciri jika dipegang terasa dingin, apalagi batu sungai dareh setiap pemakainya selain dingin juga membawakan aura dmai kepada pemakainya, ini berbeda dengan batu mulia dari Garut dan batu bacan yang tidak dingin.

“Kalau warna diakui indah batu Garut dan batu bacan serta batu daerah lainnya, kalau tak percaya coba saja memakinya,” Tukasnya.

Sedikit melongok kedaerah asalnya ii Aceh, dimana daerah penghasil giok yang baru saja muncul setelah Giok China berasal dari Kabupaten Nagan Raya, Sungai Lumut di Aceh Tengah, dan Gayo Lues, dan batu Lumut sungai dareh berasal dari hampir seluruh desa di Kabupaten Dalmas Raya, Sumatra Barat.(metroterkini.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*