Ini Dia Keuntungan yang Diraup Xiaomi

Produsen ponsel pintar asal Tiongkok, Xiaomi, telah muncul sebagai pemain baru yang sensasional dalam kompetisi pasar ponsel pintar dunia.

Bagaimana tidak. Hanya butuh waktu empat tahun sejak didirikan pada 2010, Xiaomi telah menyodok ke posisi tiga besar dunia vendor ponsel pintar. Di kandangnya, Xiaomi bahkan mampu menggeser penjualan Samsung.

Nah, belum lama ini Xiaomi membeberkan berapa keuntungan yang diraup perusahaan. Ini merupakan rilis pertama keuntungan Xiaomi secara publik.

Melansir IBTimes, Senin 15 Desember 2014, menurut laporan Shenzhen Stock Exchange awal pekan ini, pada tahun lalu Xiaomi telah mencetak keuntungan £35,6 juta (Rp708,9 miliar) dari total pendapatan £2,7 miliar (Rp53,76 triliun) yang diraih selama 2013.

Pendapatan yang diraih itu berasal dari seluruh portofolio Xiaomi yang meliputi produk TV, set top box, headphone, tablet serta ponsel pintar. Namun dari total pendataan itu, kontribusi terbesar berasal dari penjualan ponsel pintar.

Sepanjang 2013, Xiaomi telah menjual kurang dari 20 juta unit ponsel pintar. Untuk itu, tahun depan, Xiaomi sudah mencanangkan target penjualan dua kali lipat yaitu sedikitnya 40 juta unit ponsel pintar. Target itu dianggap tak terlalu berat, sebab menurut riset perusahaan IDC, dalam tiga bulan sampai akhir September saja, Xiaomi telah mengapalkan lebih dari 17 juta unit ponsel pintar.

Rilis keuntungan Xiaomi itu juga mengungkapkan lebih dari separuh, 77,8 persen, saham Xiaomi dipegang oleh salah satu pendirinya, Lei Jun. Sisanya dimiliki beberapa pemegang saham yang sayangnya tak diungkapkan.

Xiaomi memang masih terbatas kehadirannya di pasar tertentu. Selain Tiongkok, Xiaomi baru hadir di tujuh negara di Asia, termasuk India dan Indonesia.

Nah, sayangnya meski cukup berhasil di India, pekan lalu Xiaomi tengah mendapatkan ujian. Pengadilan Tinggi New Delhi melarang perusahaan Tiongkok ini berjualan ponsel pintar di tanah Hindustan. Sebabnya, Xiaomi digugat oleh perusahaan telekomunikasi Swedia, Ericsson, atas dugaan pelanggaran paten.

Keberhasilan Xiaomi dengan produk ponsel pintarnya tak terlepas dari visi Jun yang menjual produk ponsel pintar premium dengan harga yang cukup terjangkau. Perusahaan ini juga mengandalkan kampanye produk melalui komunitas jejaring sosial berbasis internet dibanding memasarkan produk lewat iklan konvensional. Nyatanya strategi ini terbukti berhasil, dalam waktu tak lama, Xiaomi menghasilkan penjualan yang besar.

Xiaomi juga sudah ancang-ancang menghadapi tahun depan dengan merilis ponsel pintar andalan, Mi 5. Ponsel ini dikabarkan bakal nampang pertama kalinya di panggung Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, Amerika Serikat, awal bulan depan. (viva.co.id)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*