elpiji 1_resize

Harga Elpiji Melon Tinggi, Pemda Tertibkan Pangkalan

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengambil langkah untuk menertibkan pangkalan sekaligus memperbanyak pangkalan hingga pelosok desa guna mengerem harga elpiji 3 kilo yang sudah melambung hingga lebih dari Rp 25 ribu per tabung. Upaya tersebut didukung penuh pihak terkait seperti Pertamina, Hiswana Migas dan Pemkot/Pemkab se-DIY supaya masyarakat kecil semakin tidak terbebani dengan mahalnya gas bersubsidi.

Kepala Bidang ESDM Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Edy Indrajaya mengatakan harga gas melon meroket karena permintaan yang cukup besar, artinya seperti biasa masyarakat perdesan yang bisa mengunakan kayu bakar beralih menggunakan elpiji 3 kilo. Data Dinas PUP-ESDM DIY sebesar 42 persen masyarakat perdesaan di DIY masih menggunakan kayu bakar, sehingga pada waktu musim hujan ini mereka lalu menggunakan elpiji 3 kilo.

“Tingginya permintaan yang banyak ini justru dimanfaatkan pengecer untuk menaikkan harga. Artinya barangnya tetap permintaanya besar, otomatis momentum bagi pengecer menjual dengan harga setinggi-tingginya,” tandas Edy.

Edy menyampaikan guna menindaklanjuti kenaikan harga gas subsidi tersebut, pihaknya meminta Pertamina dan Hiswana Migas memberikan pembinaan kepada pangkalan. Sebab pangkalan tidak bersifat mobile dalam hal ini hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitarnya. (kejogja.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*