Budaya 1_resize

Dinas Kebudayaan Provinsi DIY

Dinas Kebudayaan Provinsi D.I.Y.
Jalan Cendana No. 11 Yogyakarta
telp: (0274) 562268, Fax. (0274) 564965

Visi
Terwujudnya tata nilai budaya masyarakat yang berbasis pada nilai-nilai luhur budaya lokal didukung oleh pemerintah daerah yang katalistik.

Misi
Misi I
Meningkatkan kualitas pelayanan melalui manajemen yang akuntabel professional dan beretika sesuai dengan tata nilai budaya masyarakat

Misi II
Melestarikan, melindungi dan mengembangkan asset budaya DIY sebagai upaya mewujudkan jati diri masyarakat

Misi III
Menjadikan ketahanan budaya sebagai jiwa dan semangat pemerintahan yang katalistik

Misi IV
Menjadikan DIY sebagai pusat budaya dengan berbagai event budaya nasional dan internasional

Unsur Organisasi Dinas Kebudayaan, terdiri dari :
Pimpinan : Kepala Dinas.
Pembantu Pimpinan : Sekretariat yang terdiri dari Subbagian-subbagian.
Pelaksana :
– Bidang-bidang yang terdiri dari Seksi-seksi
– UPTD
– Kelompok Jabatan Fungsional

Organisasi Dinas Kebudayaan, terdiri dari :
a. Sekretariat, terdiri dari :
1. Subbagian Umum;
2. Subbagian Keuangan;
3. Subbagian Program dan Informasi.

b. Bidang Nilai Budaya, terdiri dari :
1. Seksi Rekayasa Budaya;
2. Seksi Bahasa dan Sastra;

c. Bidang Tradisi, Seni dan Film, terdiri dari :
1. Seksi Adat dan Tradisi;
2. Seksi Kesenian;
3. Seksi Perfilman.

d. Bidang Sejarah, Purbakala dan Museum, terdiri dari :
1. Seksi Sejarah;
2. Seksi Purbakala;
3. Seksi Museum.

e. U P T D.
f. Kelompok Jabatan Fungsional.

Sejarah
Urusan Kebudayaan DIY pada mulanya menjadi wewenang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DIY. Melalui Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta nomor: 353/KPTS/1994 tanggal 26 Oktober 1994 tentang Pembentukan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY, maka urusan Kebudayaan menjadi dinas tersendiri . Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DIY menjadi Dinas Kebudayaan DIY dan Dinas Pendidikan dan Pengajaran. Pada mulanya kepalai Dinas dilaksanakan oleh Plt oleh Drs. Wahyuntana yang sekaligus masih merangkap di Dinas Pendidikan dan Pengajaran, dan pada tahun ini belum ada pejabat eselon III dan IV serta belum ada kantor resmi.

Baru pada 26 November 1997 di lakukan peresmian Dinas Kebudayaan DIY, peresmian Kantor Dinas di sisi timur lapangan kepatihan, dan pada 27 November 1997 di lakukan pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV. Pada saat itu Drs. Wahyuntana resmi menjadi pelaksana harian.

Pada tahun 1998 Kepala Dinas dijabat oleh KMT Putronagoro sampai pensiun pada tahun 2000, yang selanjutnya ketugasan kepala dinas dilaksanakan oleh Ir. Kismo Sukirdo

Sesuai kebijakan Pemerintah mengenai otonomi daerah, penyerahan kewenangan, dan urusan, pada tahun 2001 Dinas Kebudayaan DIY bergabung dengan Dinas Pariwisata DIY, Kanwil Pariwisata DIY, Kanwil Pendidikan dan Kebudayaan DIY (Bidang Sejarah dan Nilai tradisi dan Bidang Museum dan Purbakala) menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DIY dengan Kepala Dinas Ir. Djoko Budhi Sulistyo (Oktober 2001- 30 September 2006).

Dengan terbitnya SK pensiun Ir. Djok Budhi Sulistyo kemudian di lantik Ir. Condroyono sebagai Kepala Dinas sejak 30 September 2006 sampai 23 juli 2008.

Untuk mengisi kekosongan setelah Ir. Condroyono menginjak masa pensiun kemudian di lantik Plt. Dra. Dyan Anggraini (23 Juli 2008 – 22 Desember 2008)

22 Desember 2008 – 2010 Drs. Djoko Dwiyanto, Mhum.
2010 – sekarang Drs. GBPH Yudaningrat, MM

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*