Desa Wisata Gilangharjo Yogyakarta

Desa Wisata Gilangharjo Yogyakarta
Gilangharjo, Bantul, Yogyakarta

Desa Gilangharjo sebuah desa yang memiliki beragam potensi wisata yang berada diantara kawasan segitiga emas Bantul, Yogyakarta yaitu Gabusan, Manding, dan Tembi. Lokasi desa ini hanya berjarak sekitar 45 menit dari pusat Kota Yogyakarta. Dengan Motto Desa “berjalan Serempak Menuju Kemandirian” Desa gilangharjo mencoba memadukan potensi daerah menjadi desa dengan wawasan wisata terbaik diantara lingkungan sekitar. Didukung tanah yang subur serta Topograpi datar, Desa Gilangharjo dapat menjadi kampong pertanian organic dan perikanan.

Potensi wisata yang dimiliki anatara lain wisata pertanian seluas 280 Hektar sawah dengan suasana indah khas pedesaaan dapat dimanfaatkan wisatawan untuk refresing sekaligus mempelajari cara pengolahan lahan pertanian. Potensi tersebut juga didukung dengan tradisi kebudayaan Jawa yang telah ada selama ratusan tahun. Situs sejarah juga menambah kekayaan budaya di Desa Gilangharjo. Sebagai cikal bakal Kerajaan Mataram Jawa, Desa Gilangharjo memiliki situs-situs sejarah anatara lain Selo Gilang, yang merupakan batu dimana tokoh-tokoh kerajaan Mataram biasa bertapa dan mendapat pencerahan. Terdapat juga makam bersejarah Tambalan tempat Bupati pertama disemayamkan. Cagar budaya pendopo jetis yang telah berdiri lebih dari 100 tahun juga merupakan bukti kekayaan dan keunggulan struktur dan keindahan arsitektur bangunan Jawa.

Sebagai bentuk wisata budaya di Desa Gilangharjo, wisatawan dapat turut serta berlatih seni tradisional. Berbagai jenis seni tradisional terdapat di Desa Gilangharjo ini antara lain, pertunjukan karawitan dan gamelan bertopeng, Jedhog Lesung oleh para ibu dengan alunan nada dari kayu yang telah berusialebih dari 100 tahun. Terdapat juga kerajinan topeng dan kerajinan kayu yang melengkapi kekhasan budaya dan wisata di Desa Gilangharjo.

Di gerbang Gilangharjo, wisatawan akan disambut dengan kekayaan kuliner yang terdapat dan dibuat oleh penduduk. Kekayaan kuliner tersebut anatara lain berupa aneka abon, Srundeng, gula kelapa, hingga roti dan pastry. Selain itu terdapat pasar tradisional tempat berjualan cinderamata untuk membeli oleh-oleh yang menyempurnakan potensi wisata di desa Gilangharjo. Akses jalan menuju lokasi ini sangat mudah dan dapat dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Seluruh potensi wisata tersebut juga menjadi lebih bermakna dengan bantuan program KKN Tematik Kewirausahaan Universitas Atmajaya 2011.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*