BlackBerry Classic ternyata tidak Menolong Jatuhnya Perusahaan

BlackBerry Classic yang bertujuan untuk menghadirkan perbaikan pada seri Bold 9900, seperti tidak membuah hasil. Hal tersebut diungkapkan sebuah situs luar yang mengatakan bahwa kehadirannya justru terasa aneh, karena memiliki layar yang sempit.

Dikutip dari hasil review laman situs Cnet, Kamis (18/12/2014), keyboard Qwerty dan layar sentuh, serta penambahan tombol ‘track pad’ tidak serta merta akan menjadi produk penolong BlackBerry. Perusahaan akan semakin sulit untuk bersaing dengan smartphone basis iOS dan Android.

Dalam situs juga disebutkan, terlalu banyak penambahan yang terasa sia-sia. Fitur layar sentuh, serta tombol fisik ‘track pad’ justru akan terasa sangat mubaszir dan merepotkan saat mengoperasikan ponsel, terlebih dengan adanya empat baris tombol Qwerty dan trackpad tersebut, membuat layar terlihat lebih mengecil sebesar 3,5 inci.

Seperti namanya, BlackBerry Classic menawarkan desain dari seri yang lama, hadir dengan tampilan sebuah frame dari stainless steel yang mengelilingi bodi. Tiga tombol fisik, untuk mengakses menu mute dan akses fitur BlackBerry Assistant juga tersemat di tepi body.

Seri ini juga membawa sistem operasi BlackBerry 10.3.1 dan tetap dianggap sebagai software kelemahan platform. Pemilihan aplikasi juga masih terbatas, serta rasio layar yang terbatas dengan bentuk panel LCD persegi menjadi masalah besar karena tampilan layar terasa terbatas. (okezone.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*